Tanggal 17 Juni 2026, di panggung konferensi APOS di Bali, dua platform streaming Asia yang selama ini rebutan penonton drama mengumumkan sesuatu yang jarang terjadi: Viu gabung iQIYI. Bukan salah satu beli yang lain — mereka bikin bundel langganan gabungan buat Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang rencananya rilis paruh kedua 2026. Satu tagihan, dua katalog: drakor, drama China, anime, sampai variety show. Buat kamu yang tiap malam buka dua aplikasi berbeda cuma buat ngejar drama, ini kedengeran seperti kabar bagus. Tapi sebelum kamu nunggu — ada hitungan yang bikin sebagian orang justru mending langganan dua-duanya sekarang.
Jawaban Singkat
Viu (milik PCCW) dan iQIYI International resmi mengumumkan bundel langganan gabungan untuk Indonesia, Thailand, Filipina, dan Malaysia, dengan target rilis paruh kedua 2026. Diumumkan di APOS Bali 17 Juni 2026 oleh CEO Viu Janice Lee dan Presiden iQIYI International Yang Xianghua. Yang penting kamu tahu: tagihannya digabung, tapi kontennya tetap ditonton di dua aplikasi terpisah — ini paket harga, bukan katalog jadi satu. Harga bundel dan tanggal pastinya belum diumumkan. Sementara itu, kamu udah bisa langganan dua-duanya sekarang lewat reseller legit: Viu Premium mulai Rp 15.000/bulan dan iQIYI VIP mulai Rp 26.000/bulan — total Rp 41.000/bulan untuk akses penuh drakor plus drachin, dibanding Rp 72.000/bulan kalau bayar harga resmi masing-masing. Jadi bundel resminya menarik, tapi belum tentu ngalahin patungan yang udah ada.
Apa yang sebenarnya diumumkan
Detailnya dibuka di sesi APOS bertajuk "Inside View: The Future of Streaming in Greater Southeast Asia". Viu, unit dari PCCW yang beroperasi di Asia, Timur Tengah, dan Afrika Selatan, sepakat menggabungkan katalognya dengan iQIYI International — dan menurut iQIYI, ini aliansi lintas-region pertama mereka (Variety, Deadline).
Nah, ini bagian yang sering salah dibaca orang.
Bundel ini bukan merger di mana semua konten pindah ke satu aplikasi. Kata resminya: billed together but consumed separately. Artinya kamu bayar satu paket, tapi tetap buka aplikasi Viu buat drama Korea dan aplikasi iQIYI buat drama China — dua login, dua app, satu tagihan (Screen). Financial term-nya, termasuk harga jual ke konsumen, belum diungkap sama sekali.
Jadi kalau kamu ngebayangin satu app ajaib berisi seluruh dunia drama Asia — turunin ekspektasinya dulu.
Isi bundelnya: kekuatan dua platform
Yang bikin kombinasi ini masuk akal: katalognya saling nutupin, bukan tumpang-tindih.
Dari sisi Viu kamu dapat drama Korea terbaru (banyak yang naik 6 jam setelah tayang di Korea), variety show Korea, produksi Asia Tenggara, Viu Originals, plus microdrama Viu Shorts. Ini kekuatan klasik Viu buat penggemar drakor di Indonesia.
Dari sisi iQIYI kamu dapat drama China dan local original premium, anime, variety programming, sampai microdrama versi mereka. Buat penggemar drachin dan anime, iQIYI biasanya yang paling lengkap dan paling cepat.
Satu detail yang menarik: kedua platform sama-sama nekenin microdrama — Viu Shorts dan slate microdrama iQIYI. Ini format drama vertikal berdurasi 1-2 menit per episode yang lagi meledak di Asia, gaya nonton ala TikTok tapi berseri. Kalau kamu tipe yang nonton drama sambil rebahan di HP, katalog microdrama gabungan ini kemungkinan jadi salah satu jualan utama bundel-nya.
Gabungin keduanya dan kamu praktis nutup hampir semua selera drama Asia dalam satu langganan. Ini yang selama ini bikin orang langganan dobel — dan persis alasan bundel ini dibuat.
Kenapa mereka baru gabung sekarang?
Bukan kebetulan kabar ini muncul di 2026. Pasar streaming Asia Tenggara lagi ketat: Netflix, Disney+ Hotstar, dan Prime Video sama-sama ngejar penonton yang sama, sementara platform regional seperti Viu dan iQIYI mesti pinter biar nggak ketinggalan.
Menggabungkan katalog itu jurus bertahan yang masuk akal. Daripada dua platform saling rebut penonton drama Asia, mereka jual satu paket dan bagi hasil — penonton dapat lebih banyak konten, mereka dapat pelanggan yang lebih susah pindah. Buat iQIYI International, ini juga aliansi lintas-region pertamanya, tanda mereka serius nancep di Asia Tenggara, bukan cuma jualan dari China.
Buat kamu di Indonesia, artinya satu hal: persaingan yang bikin harga drama Asia relatif terjangkau kemungkinan bakal terus jalan. Kabar bagus buat dompet.
Yang belum kejawab cuma satu — berapa harganya. Dan itu yang bikin keputusan "nunggu atau nggak" jadi taruhan.
Sebelum lanjut ke hitungan: kalau kamu masih riset mana platform yang cocok, kami udah rangkum semua opsi di panduan aplikasi nonton drakor sub Indo termurah. Baca itu dulu, balik lagi ke sini buat angkanya.
Worth ditunggu, atau langganan sekarang?
Ini inti pertanyaannya. Bundel resminya belum keluar harga, jadi kita bandingin dengan yang sudah bisa kamu beli hari ini.
Kalau kamu beli langganan resmi masing-masing platform, patokannya kira-kira Rp 33.000/bulan buat Viu Premium dan Rp 39.000/bulan buat iQIYI — total sekitar Rp 72.000/bulan untuk dua-duanya. Lewat reseller legit seperti Literally Apps, angkanya jauh lebih rendah:
| Platform | Harga resmi (per bulan) | Di Literally Apps | Hemat |
|---|---|---|---|
| Viu Premium (sharing) | Rp 15.000 | Rp 18.000 | |
| iQIYI VIP (sharing) | Rp 26.000 | Rp 13.000 | |
| Dua-duanya | Rp 41.000 | Rp 31.000/bln |
Rp 31.000 per bulan itu Rp 372.000 setahun — cuma dari beda cara langganan, konten yang kamu tonton persis sama. Sebagai perbandingan, Rp 41.000 buat dua platform drama itu masih di bawah seperempat harga satu akun Netflix Premium resmi (Rp 186.000/bulan).
Logikanya begini: bundel resmi Viu iQIYI paling banter bakal ngasih diskon dari harga resmi Rp 72.000. Bahkan kalau mereka potong 30%, angkanya masih di kisaran Rp 50.000 — di atas Rp 41.000 yang udah bisa kamu bayar sekarang. Jadi buat penonton yang mau dua-duanya hari ini, nunggu bukan langkah yang lebih hemat.
Mau lebih murah lagi? Viu punya opsi 3 bulan sharing Rp 25.000 — setara sekitar Rp 8.300/bulan, dibanding harga resmi Rp 99.000 buat periode yang sama. Gabung sama iQIYI bulanan, kamu bisa nonton dua platform di bawah Rp 35.000/bulan. Bandingin sama harga bundel resmi yang bahkan belum diumumkan: keputusan buat penonton berat jadi cukup gampang.
Kekurangan yang perlu kamu tau
Kami jujur — ini produk kami, tapi kabar bundel ini bukan tanpa catatan.
Belum ada tanggal dan harga. "Paruh kedua 2026" itu rentang, bukan janji. Bisa saja meleset ke 2027, hal biasa di industri streaming.
Bukan satu aplikasi. Kamu tetap kelola dua akun dan dua app. Buat yang berharap satu tempat buat semua, ini bisa antiklimaks.
Sharing punya aturan. Akun sharing artinya slot dipakai bareng. Kalau kamu tipe yang mau kontrol penuh profil dan history, ambil opsi private — Viu Private Rp 20.000/bln, iQIYI Private Rp 38.000/bln. Lebih mahal, tapi akun khusus kamu.
Yang jelas kami hindari: kami nggak jual "akun lifetime" drama apa pun. Akun lifetime hampir selalu bajakan dan umurnya pendek — bukan cara yang kami rekomendasiin.
Jadi, harus gimana sekarang?
Kalau kamu penonton kasual yang cuma butuh satu platform, pilih sesuai selera: Viu buat drakor dan variety Korea, iQIYI buat drama China dan anime. Kalau kamu tipe yang emang nonton dua-duanya tiap minggu, nggak ada alasan kuat buat nunggu bundel yang harganya belum pasti — Rp 41.000/bulan buat dua platform udah jadi patokan yang susah dikalahin.
Jangan biarin Rp 372.000 setahun kebuang cuma karena bayar harga resmi terpisah. Cek varian Viu dan iQIYI di Literally Apps — semua harga tertulis transparan, bayar pakai GoPay/DANA/QRIS, akun aktif via WhatsApp dalam 5 menit. Mau langsung dua-duanya plus streaming lain? Lihat paket bundling hiburan kami. Nanti pas bundel resmi Viu iQIYI keluar harga, halaman ini kami update biar kamu bisa banding lagi.





