Lompat ke konten utama
Literally Apps — Beranda
en
Gemini Advanced

Sora Ditutup 24 September 2026: Video AI Ganti Apa?

OpenAI matiin Sora — API tutup 24 September 2026. Bikin video AI pakai apa sekarang? Veo lewat Gemini/Google AI Pro mulai Rp 18.000, legit di Indonesia.

Kak Rafa
17 September 2026 · 6 menit baca

OpenAI baru saja membunuh produk AI paling viral tahun ini. Bukan karena gagal — justru karena terlalu mahal buat dihidupi. Sora ditutup: aplikasi dan web-nya sudah pamit sejak 26 April 2026, dan API-nya resmi dimatikan 24 September 2026 — tinggal hitungan hari dari sekarang (Liputan6).

Buat kamu yang sempat bikin video AI viral pakai Sora — atau baru mau nyoba — pertanyaannya sekarang cuma satu: ganti pakai apa?

Kabar baiknya, pengganti terkuatnya justru lebih lengkap. Dan bisa kamu langganan legit di Indonesia mulai Rp 18.000.

Jawaban Singkat

Sora — aplikasi video AI OpenAI yang sempat viral seperti "TikTok khusus video buatan AI" — resmi ditutup. Web dan aplikasinya berhenti sejak 26 April 2026, dan API-nya dimatikan total pada 24 September 2026. Alasannya biaya operasional yang ditaksir US$8–12 juta per bulan, sementara pendapatan langganan nggak pernah nutup. Pengganti Sora yang paling mirip sekarang adalah Google Veo 3.1, diakses lewat aplikasi Gemini dengan langganan Google AI Pro. Kelebihannya: Veo bikin video sekaligus audio native — dialog, sound effect, suara latar — dalam sekali proses, sesuatu yang Sora versi awal nggak bisa. Harga resmi Google AI Pro sekitar Rp 309.000/bulan (US$19,99), tapi akun Gemini/Google AI Pro dijual mulai Rp 18.000/bulan (sharing) atau Rp 20.000 (private) — login dikirim via WhatsApp sekitar 5 menit. Buat ngedit hasilnya jadi konten siap posting, CapCut Pro dan Canva Pro punya alat video AI mulai Rp 20.000.

Kenapa OpenAI Tutup Sora

Sora bukan produk gagal. Waktu rilis, aplikasinya sempat jadi omongan sebagai jejaring sosial mirip TikTok yang isinya full video buatan AI (Antara). Orang bikin klip absurd, meme bergerak, sampai iklan pendek — semua dari teks.

Masalahnya ada di kuitansi. Menghasilkan video AI itu berat: satu klip pendek makan daya komputasi jauh lebih besar daripada satu jawaban teks. Beberapa laporan industri menaksir biaya jalanin Sora tembus US$8–12 juta per bulan, sementara langganannya nggak pernah balik modal (Opus).

Jadi OpenAI ambil keputusan dingin: fokus ke produk inti — ChatGPT dan model GPT terbaru — dan matiin sisanya. Tanggal 24 Maret 2026 mereka umumkan API Sora bakal sunset, dan 24 September 2026 jadi hari terakhirnya.

Intinya begini: Sora mati karena ekonominya nggak masuk, bukan karena teknologinya jelek. Dan teknologi yang sama sudah pindah rumah ke pemain lain.

Yang Berubah Buat Kamu di Indonesia

Kalau kamu cuma penonton video AI di timeline, nggak ada yang berubah — konten tetap kebanjiran di TikTok dan Reels.

Tapi kalau kamu kreator yang benar-benar generate video AI sendiri, ada tiga hal praktis:

  • File lama harus di-backup sebelum 24 September. Setelah API mati, apa pun yang nyangkut di sistem Sora hilang.
  • Kebiasaan "ketik teks, jadi video" nggak ilang — cuma pindah alat. Veo, Kling, dan beberapa model lain sudah ngisi tempat Sora.
  • Yang paling penting buat dompet: alat penggantinya sekarang nempel di langganan yang harganya jauh lebih masuk akal kalau kamu beli lewat jalur yang benar.

Sebelum lanjut ke daftar alatnya, satu hal soal harga: langganan AI resmi dari luar negeri hampir selalu dipatok dolar dan kena PPN saat bayar. Kami buka harga akun Gemini/Google AI Pro apa adanya di halaman produknya — cek dulu angkanya, baru lanjut baca.

Ganti Sora Pakai Apa?

Tiga alat ini yang benar-benar kepakai buat orang Indonesia, bukan sekadar nama keren.

1. Google Veo 3.1 — lewat Gemini (paling mirip Sora)

Ini pengganti paling dekat. Veo 3.1 diakses lewat aplikasi Gemini, tinggal pilih tool Create video. Keunggulan besarnya: audio native. Veo generate dialog, efek suara, dan suara latar dalam satu proses — bukan nempel belakangan (blog.google). Veo 3.1 juga upgrade ke lip-sync lebih akurat, karakter lebih konsisten, dan output sampai 1080p/4K.

Aksesnya lewat langganan Google AI Pro. Google bahkan lagi bagi-bagi Google AI Pro gratis setahun buat mahasiswa aktif di Indonesia — sinyal jelas mereka serius garap pasar sini.

2. CapCut Pro — buat mempoles hasilnya

Video AI mentah jarang langsung layak posting. Di sinilah CapCut Pro masuk: auto caption, background remover, enhance, plus export 4K tanpa watermark. Klip dari Veo kamu potong, kasih teks, tempel musik trending — jadi konten TikTok/Reels yang rapi. Ini alat nomor satu content creator lokal, dan harganya jauh di bawah tarif resmi.

3. Canva Pro — video AI plus desain sekaligus

Kalau kamu UMKM atau kreator yang butuh satu kotak alat, Canva Pro punya Magic AI buat video pendek, template gerak, plus background remover dan brand kit. Bukan seliar Veo, tapi jauh lebih cepat buat konten promosi harian.

Nah, ChatGPT sendiri gimana? Tetap hidup dan sehat — cuma tanpa Sora. Kalau kebutuhanmu teks, riset, atau coding, akun ChatGPT Plus masih relevan; video AI-nya aja yang sekarang pindah ke kubu Google.

Kling dan yang lain (yang belum kami jual)

Biar transparan: Veo bukan satu-satunya. Kling 3.0 dari Kuaishou (rilis 5 Februari 2026) sering disebut punya rasio kemampuan-per-dolar terbaik, dibanderol sekitar US$6,99/bulan. Ada juga Hailuo dan beberapa model asal China lain.

Kami belum jual akun-akun ini. Jadi kalau kamu ketemu penjual "Kling murah" yang asal-usulnya nggak jelas, tahan dulu. Buat sekarang, Veo lewat Google AI Pro adalah kombinasi termudah, paling lengkap, dan paling terjangkau yang bisa kami jamin akunnya resmi.

Berapa Harganya

Ini bagian yang bikin keputusan gampang. Harga resmi vs harga akun legit di Literally Apps:

AlatFungsiResmi/blnDi Literally Apps
Google AI Pro (Veo 3.1)Video AI + audio nativeRp 309.000Rp 18.000
CapCut ProEdit + AI toolsRp 129.000Rp 35.000
Canva ProMagic AI video + desainRp 95.000Rp 20.000
ChatGPT PlusTeks, riset, codingRp 320.000Rp 35.000

Angka Google AI Pro itu yang paling mencolok: hemat Rp 291.000 tiap bulan untuk akses Veo yang persis sama. Setahun, selisihnya tembus Rp 3,4 juta — cukup buat satu HP baru kelas menengah. ⚡

Buat yang butuh kombinasi video AI plus editor sekaligus, Paket AI Pro menggabungkan beberapa alat ini dengan harga lebih miring daripada beli satuan.

Mulai Bikin Video AI Pertama Kamu

Nggak perlu ribet. Tiga langkah:

  1. Aktifkan akun. Ambil akun Google AI Pro mulai Rp 18.000 — login dikirim via WhatsApp sekitar 5 menit setelah bayar.
  2. Buka Gemini, pilih Create video. Ketik deskripsi adegan pakai Bahasa Indonesia. Makin spesifik makin bagus: sebutkan subjek, aksi, suasana, dan gaya visual.
  3. Poles di CapCut. Tarik klip hasil Veo ke CapCut Pro, tambah caption dan musik trending, export 4K tanpa watermark. Siap posting.

Dari nol ke video pertama? Realistis di bawah 15 menit — lebih cepat daripada nunggu render Sora dulu.

Yang Perlu Kamu Waspadai

Kami jujur: begitu satu produk viral tutup, pasar bajakan langsung ramai. Jadi dua rambu:

Hindari "akun Sora seumur hidup" atau "Veo unlimited gratis" di marketplace abal-abal. Sora sudah mati — nggak ada akun aktifnya. Dan janji video AI unlimited gratis hampir selalu berujung akun ketendang dalam hitungan minggu, atau lebih parah, data kamu dipanen.

Kami nggak jual alat yang nggak beneran ada aksesnya. Yang kami jual akun resmi Google AI Pro, CapCut, dan Canva — login dikirim via WhatsApp, garansi replace selama masa aktif. Bukan crack, bukan mod APK.

Singkat saja: teknologi video AI-nya nggak ke mana-mana. Yang berubah cuma pintu masuknya — dan pintu termurah yang legit sekarang lewat Gemini.

Sora pamit 24 September. Kamu nggak perlu ikut kehilangan akses ke video AI — cukup pindah ke alat yang lebih murah dan lebih lengkap. Mulai dari Rp 18.000/bulan, akun Gemini/Google AI Pro aktif dalam 5 menit via WhatsApp, semua harga tertulis transparan tanpa biaya tersembunyi. 🎬

FAQ

Pertanyaan umum

Aplikasi dan web Sora sudah berhenti sejak 26 April 2026, dan API dimatikan 24 September 2026. Kalau kamu masih punya file hasil generate, unduh dan simpan sekarang ke penyimpanan sendiri sebelum tanggal itu. Setelah API mati, workflow apa pun yang manggil sora-2 atau Videos API bakal berhenti jalan — jadi jangan tunda backup-nya.
Yang lain juga seru

Lanjut baca