Spotify punya AI DJ sejak 2023.
Apple Music? Bertahun-tahun ketinggalan — tanpa transisi otomatis, tanpa karaoke via mikrofon, tanpa "Wrapped" yang bisa dibuka langsung di app.
iOS 26 baru saja membalik situasi itu. Lima fitur baru Apple Music di iOS 26 hadir sekaligus, dan beberapa di antaranya belum ada di Spotify. Yang membuat kalkulasinya lebih menarik: harga Apple Music via Literally Apps Rp 25.000/bln — lebih murah dari Spotify Premium via reseller yang sama.
Ini breakdown per fiturnya.
Jawaban Singkat
iOS 26 membawa lima fitur signifikan ke Apple Music: AutoMix — transisi lagu otomatis via AI persis seperti DJ profesional; Sing dengan iPhone sebagai mikrofon karaoke bereverb yang terhubung ke Apple TV 4K; Library Pins — pin hingga 6 item favorit ke paling atas Library (sync otomatis ke CarPlay); Replay in-app yang kini bisa diakses langsung tanpa perlu buka browser; dan Lyrics Translation untuk terjemahan lirik real-time lagu berbahasa asing.
AutoMix hanya bisa dipakai di iPhone 11 ke atas yang sudah update ke iOS 26, dan hanya berfungsi di playlist — tidak di album. Fitur karaoke butuh Apple TV 4K generasi 3.
Soal harga: Apple Music resmi Rp 55.000/bln, dengan lossless dan Spatial Audio sudah include di semua tier. Di Literally Apps harganya Rp 25.000/bln — 55% lebih murah. Dibanding Spotify Premium via Literally Apps Rp 30.000/bln, Apple Music kini lebih murah dan lebih kaya fitur untuk pengguna iPhone.
iOS 26 Menutup Gap yang Lama Terbuka
Selama bertahun-tahun, pilihan musik streaming di Indonesia mudah dipetakan: Spotify untuk discovery, playlist cerdas, dan AI DJ. Apple Music untuk audio quality — lossless dan Spatial Audio sudah include sejak awal, tanpa tier tambahan.
iOS 26 menutup gap itu dari sisi Apple. Bukan satu atau dua fitur — tapi lima sekaligus, dirilis dalam satu update sistem.
Berikut masing-masing fitur dan apa artinya untuk kamu.
1. AutoMix — Transisi Lagu Otomatis Seperti DJ Profesional
Bayangkan playlist-mu mengalir tanpa jeda — tidak ada 0,5 detik hening aneh di antara lagu.
AutoMix memakai AI untuk menganalisis tempo dan beat setiap lagu, lalu mencari titik transisi yang paling natural. Hasilnya seperti mendengarkan set DJ: lagu pertama fade out di momen tepat saat lagu berikutnya fade in, tempo disinkronkan semaksimal yang bisa dilakukan AI.
Cara aktifkan ada dua: lewat Settings → Apps → Musik → Transisi Lagu → pilih AutoMix, atau langsung dari app — tap bar Now Playing di bawah, ketuk ikon daftar lagu, lalu pilih tombol AutoMix (ikon dua lingkaran terhubung di atas antrian).
Satu catatan penting: AutoMix tidak bisa dipakai di album — hanya playlist dan autoplay. Juga tidak support di DJ mix atau beberapa genre tertentu. Untuk playlist harian, everyday commute, atau kerja dari rumah? Perbedaannya terasa langsung.
Model minimum: iPhone 11. iPhone XR dan XS ke bawah tidak support, meski iOS-nya sudah 26 [sumber: Liputan6].
2. Sing — iPhone Jadi Mikrofon Karaoke (dengan Reverb)
Fitur Sing sudah ada di Apple Music sejak iOS 16.2: lirik real-time dengan vokal yang bisa dikurangi volumenya supaya kamu bisa nyanyi sendiri, seperti karaoke.
Yang baru di iOS 26 lebih jauh dari itu. iPhone bisa dijadikan mikrofon karaoke fisik saat terhubung ke Apple TV 4K (generasi 3) — suaramu ditangkap mikrofon iPhone, langsung ditransmisikan ke Apple TV, dengan efek reverb yang bikin suaranya lebih hidup.
Kalau kamu punya Apple TV 4K di ruang tamu, ini tiba-tiba jadi setup karaoke yang legitimate — tanpa beli speaker tambahan, tanpa beli mic terpisah, tanpa aplikasi pihak ketiga. Satu Apple Music account, beberapa orang bisa bergantian nyanyi dengan iPhone masing-masing [sumber: Liputan6].
Untuk yang tidak punya Apple TV, fitur Sing standar — kurangi vokal + nyanyi lewat HP — tetap tersedia di semua iPhone 11 ke atas. Tidak butuh Apple TV untuk ini.
3. Library Pins — Enam Item Favoritmu Selalu di Atas
Fitur kecil, dampaknya besar kalau Library-mu sudah ratusan item.
Di iOS 26, kamu bisa pin hingga 6 item — lagu, album, artis, atau playlist — ke bagian paling atas Library. Tidak perlu scroll, tidak perlu cari via search bar. Sekali tap, langsung putar.
Yang lebih berguna: Pins otomatis sync ke CarPlay. Semua yang kamu pin di iPhone muncul di CarPlay dalam urutan yang sama, di posisi paling atas tampilan Music app saat mengemudi [sumber: 9to5Mac].
Cara pin: long press item di Library → pilih "Pin". Beres. Untuk yang sering ganti playlist depending on mood — commute, gym, fokus kerja — ini mengurangi waktu cari dari beberapa detik menjadi satu tap.
Kalau tiga fitur ini sudah cukup buat kamu yakin, langsung cek Apple Music di Literally Apps — Rp 25.000/bln, aktif 5 menit via WhatsApp, garansi full replace selama masa aktif. Lanjutkan baca untuk fitur empat dan lima.
4. Replay In-App — Spotify Wrapped Versi Apple Music, Kini Tanpa Buka Browser
Apple Music punya fitur Replay sejak 2019 — semacam Spotify Wrapped, tapi tersedia kapan saja, bukan hanya akhir tahun. Top 100 lagu paling sering kamu putar, plus breakdown per artis dan album.
Masalah lamanya: Replay hanya bisa dibuka via browser di music.apple.com/replay, bukan dari app Music itu sendiri. Setiap kali mau cek stats, harus buka Safari, login, tunggu loading.
iOS 26 mengubah ini. Replay sekarang native di dalam app Music — bisa diakses dari tab Library → Replay. Stats load langsung, switching antar playlist dan insight terasa mulus. Ranking diperbarui setiap minggu, bukan hanya tahunan.
Buat yang suka self-reflect soal kebiasaan dengerin musik — atau yang penasaran artis mana yang paling sering kamu replikasi tanpa sadar — ini update yang cukup signifikan.
5. Lyrics Translation & Pronunciation — Untuk Lagu Korea, Jepang, dan Asing Lainnya
Kalau kamu sering dengerin K-pop, J-pop, atau musik Spanyol dan tidak ngerti artinya, iOS 26 menambahkan sesuatu yang langsung berguna.
Terjemahan lirik real-time — kamu bisa lihat lirik asli sambil membaca terjemahannya di bawah, sinkron dengan lagu yang sedang diputar. Plus panduan pronunciation untuk kata-kata yang sulit dilafalkan dalam bahasa asing.
Untuk pengguna Indonesia yang konsumsi K-pop atau J-pop sehari-hari: bisa karaoke lagu Korea atau Jepang sekarang sambil benar-benar ngerti artinya — atau setidaknya tahu cara ngucapinnya.
Apple Music vs Spotify di Indonesia 2026
| Apple Music | Spotify Premium | |
|---|---|---|
| Harga resmi | Rp 55.000/bln | Rp 59.900/bln |
| Harga via Literally Apps | Rp 25.000/bln | Rp 30.000/bln |
| Lossless audio | ✅ (semua tier, gratis) | ❌ (butuh Platinum) |
| Spatial Audio | ✅ | ❌ |
| AI DJ / AutoMix | ✅ (iOS 26, iPhone 11+) | ✅ (AI DJ) |
| Lirik real-time | ✅ | ✅ |
| Lyrics Translation | ✅ (iOS 26) | ❌ |
| Tier gratis | ❌ | ✅ |
| Discovery & algoritma | Baik | Sangat baik |
| Library Pins | ✅ (iOS 26) | ❌ |
Untuk pengguna iPhone yang tidak butuh tier gratis: Apple Music menang — lebih murah di harga resmi maupun via reseller, lossless dan Spatial Audio tanpa biaya tambahan, plus AutoMix dan Library Pins yang belum ada di Spotify standard.
Untuk pengguna Android, atau yang sangat mengandalkan Discover Weekly, Blend, dan algoritma discovery Spotify: Spotify masih lebih kuat di sisi itu. AutoMix dan Library Pins Apple Music juga belum hadir di Android.
Bandingkan juga opsi musik streaming lainnya di halaman musik Literally Apps.
Catatan untuk Pengguna Android
AutoMix dan Library Pins adalah fitur eksklusif iOS 26 saat ini. Apple belum mengumumkan timeline rollout ke Android.
Fitur lain — Lyrics Translation, streaming lossless, Spatial Audio, Replay in-app — tersedia di Android via aplikasi Apple Music di Play Store. Jadi kalau kamu pakai Android tapi tetap mau coba Apple Music untuk audio quality, mayoritas value-nya masih bisa dinikmati.
Selisih Rp 5.000 per bulan antara Apple Music (Rp 25.000) dan Spotify Premium (Rp 30.000) via Literally Apps kelihatan kecil. Tapi artinya Apple Music Rp 60.000 lebih murah per tahun — dengan lossless, Spatial Audio, AutoMix, dan Lyrics Translation yang sudah include.
Kalau kamu pengguna iPhone, sudah update iOS 26, dan belum pernah coba Apple Music: ini waktu yang lebih masuk akal dari sebelumnya. Cek paket Apple Music di Literally Apps — Rp 25.000/bln, tiga klik, akun aktif via WhatsApp.





